News


Hot inside
  1. Jantung manusia mempunyai tekanan yang cukup besar sampai-sampai bias menyemprotkan darah sejauh 90 meter.
  2. jika 2/3 bagian hati manusia dikurangi akibat luka atau operasi, bagian tersebut akan pulih hingga ukuran normal dalam waktu sebulan.
  3. Koala memiliki ibu jari yang kembar.
  4. Cuma butuh waktu 8 menit agar cahaya matahari sampai kepermukaan bumi,Jadi, yang kita lihat di bumi Cuma selang 8 menit sesudah benar-benar terjadi.
  5. Di daratan eropa pada jaman abad pertengahan ,orang-orang meminum campuran air dengan bubuk emas untuk mengurangi rasa sakit pada luka yang cukup berat ( Don’t try this at home)
  6. Medan magnet dikutup utara selalu bergeser sekitar 7 meter setiap hari.
  7. Cermin 2 arah bias dites dengan meletakkan ujung jari dipermukaannya, kalau ada jarak diantara bayangan dan ujung jari, berarti itu cermin biasa . Sebaliknya, berarti cermin 2 arah.
  8. Seseorang yang tersesat di hutan atau gunung, bias memanfaatkan sepatunya sebagai bahan makanan karenya kulit punya cukup kandungan nutrisi untuk mempertahankan hidup meski dalam waktu sinkat.
Nilai Sebuah Senyuman
1. Dia tidak Meminta Bayaran, namun menciptakan banyak.
2. Dia memperkaya mereka yang menerimanya,tanpa membuat melarat mereka yang memberinya.
3. Dia terjadi hanya sekejap anamun kenangan tentangnya kadang-kadang bertahan selamanya.
4. tak seorangpun yang meskipun begitu kaya mampu bertahan tanpa dia,dan tak seorangpun yang begitu miskin tetapi menjadi lebih kayak arena manfaatnya.
5. Dia menciptakan kebahagiaan dirumah ,mendukung niat baik dalam bisnis,dan merupakan tanda balasan dari kawan-kawan .
6. dia memberi istirahat untuk rasa letih,sinar terang untuk rasa putus asa,sinar mentari bagi kesedihan,dan penangkal alam bagi kesulitan.
7. Namun mereka tidak bias dibeli ,dimohon, dipinjam,atau dicari,karena dia adalah sesuatu yang tidak berguna sebelumdiberikan kepada orang lain.
8. Dan apabila pada menit terakir kesibikan,semua dimana sebagian para pelayan penjual kami menjadi terlalu lelah untuk memberi anda senyuman,bolehkah kami meminta anda meninggalkan seulas senyumam anda.
9. KArena tak seorangpun yang begitu lebih membutuhkan senyuman dari pada mereka yang tidak punya lagi yang tersisa untuk diberikan.a

Dalam Diri

Sikap


Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.
                              

Jangan Takut di Gigit Gajah

     

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Raja Jalanan


Ritual Jalanan Anak Muda
                                                                                                                                     By Olga Agusvina

               Balapan,sebuah ritual jalan yang tak asing. Kegiatan yang membuat jalan bagai monster yang menjadikan para pengendara alat transportasi sebagai mangsa empuk. Tapi,mengetahui hal seperti ni banyak kerugiannya, siswa-siswa yang mengendarai sepeda motor malah tak jera .justru para siswa akan tancap gas hingga kecepatan kendaraan bermotornya di atas normal.apalagi sering terdengar kabar balap malam sering dipelopori oleh para penerus bangsa yang masih berseragam abu-abu. Bukankah seharusnya para siswa berhati-hati karena masa depannya masih terhampar luas ?tapi kenapa siswa Indonesia malah asyik kebut-kebutan setiap berangkat dan pulang sekolah tanpa peduli akan keselamatan.
              Masa remaja merupakan masa-masa labil bagi seorang manusia.Mengejar trend merupakan kebiasaan generasi muda yang masih sibik mencari jati diri yang masih terpendam. Tapi,sesungguhnya jati diri bias ditemukan lewat belajar.
              Kecenderungan setiap insane yang masih mencari jati diri menginginkan jati dirinya bagus.Tapi,hal-hal buruk masih saja dilakoni seperti berbalap-balap ria .Padahal,pada dasarnya balapan justru akan membawa dampak buruk pada sikap-sikap remaja.Buktinya geng nero yang pernah marak ditampilkan di televise juga berawal dari kendaraan bermotor . Serta banyak remaja yang kecanduan narkoba dan miras karena balap malam.
              Berkaitan dengan ketidak tertiban yang terjadi di Indonesia dalam berkendaraan sesungguhnya para Polantas juga bertanggung jawab. Siswa yang sering berbalaban terkadang tidak memiliki SIM atau mungkin siswa yang seharusnya bulum cukup umur untuk memiliki SIM. Polisi seharusnya memikirkan masa depan para siswa yang membuat SIM secara illegal, apakah baik untuknya atau tidak. Bahkan pembuatan SIM untuk anak dibawah umur malah tak menggunakan tes. Lalu apa gunanya SIM kalau sesungguhnya para penggunanya tak mengerti tata cara yang baik untuk berkendara.
             Selain itu masih banyak cara yang bias kita tiru dari Negara lain. Di luar negeri ,sekolah-sekolah rela menyediakan kendaraan(bus sekolah) untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Juga banyak sekolah yang menerapkan sistim asrama.Tapi, di Indonesia tercinta hal ini masih merupakan hal yang aneh. Andai Indonesia mau menerapkan progam seperti ini,mungkin kecelakaan yang terjadi pada siswa bias diminimalkan dan tak terlalu beresiko terhadap masa depan bangsa yang lebih baik.
top